Image default
Olahraga

Kalah dari Arab Saudi, Shin Tae-yong sudah Peringatkan Kluivert

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, sudah memberi peringatan kepada Patrick Kluivert sebelum skuad Garuda takluk dari Arab Saudi. STY -sapaan akrabnya- bilang begini.

Pada Kamis (9/10/2025) dini hari WIB, Timnas Indonesia tumbang dari Arab Saudi dengan skor tipis 2-3 dalam laga pertama Grup B putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Duel kedua tim digelar di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah. Skuad Garuda sejatinya sempat memimpin pada menit ke-11 melalui gol Kevin Diks. Bek 28 tahun itu membuka keunggulan lewat penalti setelah VAR mendeteksi handball dari Hassan Al-Tambakti di kotak terlarang.

Akan tetapi, enam menit kemudian, Arab Saudi menyamakan skor. Saleh Abu Alshamat membobol gawang Maarten Paes pada menit ke-17 melalui tembakan keras dari luar kotak penalti.

Bahkan, Arab Saudi membalikkan keunggulan pada menit ke-31. Tuan rumah unggul 2-1 lewat penalti Feras Al Buraikan setelah Yakob Sayuri dianggap menarik jersi pemain lawan di kotak 16.Timnas Indonesia lagi-lagi kecolongan setelah memasuki babak kedua. Pada menit ke-62, Maarten Paes gagal menghalau sepakan keras Al-Buraikan yang mencetak gol keduanya dalam laga tersebut.

Setelah kebobolan tiga gol, Timnas Indonesia berusaha bangkit. Sejumlah peluang lahir lewat aksi Ole Romeny, Thom Haye, hingga Eliano Reijnders, namun gagal dimanfaatkan menjadi gol.

Barulah pada menit ke-88, skuad Garuda mampu memperkecil ketertinggalan lewat penalti usai terjadi handball pemain Arab Saudi. Kevin Diks pun menjadi algojo sukses mengubah skor menjadi 2-3.Pada masa injury time, Arab Saudi harus kehilangan satu pemain. Adalah Mohamed Kanno yang diganjar kartu merah setelah menerima kartu kuning kedua gegara memprotes keputusan wasit.Salah satu ofisial Arab Saudi juga dihukum kartu merah. Sayangnya, keunggulan jumlah pemain di menit akhir gagal dimaksimalkan Timnas Indonesia. Hingga peluit panjang, tak ada gol tambahan.

Kekalahan itu pun menuai reaksi dari kalangan fans Garuda. Tak sedikit dari mereka yang mengkritik pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, karena strategi dan keputusannya dalam memilih pemain di laga tersebut.

Sementara itu, jauh sebelum pasukan Garuda kalah dari The Green Falcons, Patrick Kluivert secara tidak langsung sempat diingatkan oleh mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. STY memberikan pesan tersebut pada Juni 2025 lalu.Saat itu, Shin Tae-yong mengingatkan agar seluruh elemen di Timnas Indonesia termasuk tim kepelatihan agar benar-benar menyiapkan cara bagaimana melawan Arab Saudi dan Irak di putaran keempat.

Menurut pelatih asal Korea Selatan itu, hal pertama yang harus dilakukan Patrick Kluivert cs adalah memetakan kekuatan lawan dan menganalisisnya. Ia menilai hal itu sebagai titik awal untuk menentukan strategi yang cocok untuk diterapkan melawan tim Timur Tengah.”Kita harus meneliti dan mempersiapkan bagaimana cara melawan tim-tim sekuat itu agar bisa tampil baik,” kata Shin Tae-yong saat ditanya oleh mantan penerjemahnya, Jeong Seok Seo atau akrab disapa Jeje, pada Juni 2025 lalu, dikutip dari Instagram pribadinya.

“Hal itu bisa menjadi titik awal dan sumber kekuatan untuk menghadapi putaran keempat,” imbuh juru taktik Ulsan HD itu.

Lebih lanjut, Shin Tae-yong juga mengingatkan tentang pentingnya memperhatikan faktor cuaca. STY menilai kondisi fisik pemain harus diperhatikan dengan serius oleh skuad Patrick Kluivert.”Di sana kita akan melawan banyak dari Timur Tengah, dan karena iklim dan lingkungan di sana sangat berbeda, saya rasa kita perlu mempersiapkan kondisi fisik sangat baik,” papar Shin Tae-yong.

STY meyakini, jika Patrick Kluivert cs dapat menganalisis setiap pertandingan tim Timur Tengah dengan baik, maka skuad Garuda akan mengetahui cara untuk membobol pertahanan lawan.

Mantan pemain Timnas Korea Selatan itu percaya jika hal-hal di atas dilakukan secara detail, maka akan bisa berdampak pada permainan Timnas Indonesia danhasil yang maksimal.

“Jika kita menganalisis setiap pertandingan melawan tim Timur Tengah dengan baik, kita dapat mengetahui keunggulan kita, apa yang bisa kita lakukan untuk membobol pertahanan lawan,” jelas Shin Tae-yong.”Serta menganalisis bagaimana kekuatan kita bisa menjadi kelemahan bagi mereka, saya yakin kita bisa mendapatkan hasil yang positif,” tambahnya.

Sebagai informasi, Shin Tae-yong pernah menukangi Timnas Indonesia periode 2020-2025. Sebelum dipecat PSSI pada Januari 2025, arsitek asal Korea Selatan itu telah menorehkan sejumlah prestasi.

Salah satunya, Shin Tae Yong membawa Timnas Indonesia kembali tampil di Piala Asia 2023. Skuad Garuda kembali ke ajangtersebut setelah absen selama 16 tahun. Tak tanggung-tanggung, perjuangan Shin Tae Yong bersama para pemain di Timnas Indonesia tersebut berhasil lolos hingga babak 16 besar. Itu menjadi pencapaian tertinggi Garuda di Piala Asia.

Di tangan Shin Tae Yong, Timnas Indonesia juga lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Indonesia menjadi satu-satunya tim dari Asia Tenggara yang lolos ke babak tersebut.

STY juga sukses menaikkan peringkat Timnas Indonesia di FIFA. Di level junior, ia membawa membawa Timnas Indonesia U-23 lolos ke Piala Asia U-23 2024. Bahkan, menjadi semifinalis di ajang itu.

Terlepas dari hal itu, Timnas Indonesia selanjutnya akan melawan Irak pada 12 Oktober di stadion yang sama. Kemenangan menjadi harga mati bagi skuad asuhan Patrick Kluivert bila ingin menjaga peluang lolos ke Piala Dunia 2026.

Sesuai regulasi, juara Grup B akan langsung lolos ke Piala Dunia 2026. Sedangkan runner-up akan melaju ke putaran kelima untuk memperebutkan tiket tersisa ke ajang sepak bola terbesar dunia tersebut yang diperebutkan di playoff antarbenua.

Related posts

Dua Pemain PSIM Dipanggil Timnas Indonesia U-23

admbirong

Prediksi Real Madrid vs Espanyol di La Liga Malam Ini

admbirong

Chiesa tak Masuk Skuad Liverpool vs Galatasaray

admbirong

Leave a Comment